Korban Penipuan Berkedok Jual Beras Bertambah, 2 Warga Desa Pahlawan Melapor

Kontras.co.id,- Masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok menjual beras di Kabupaten Lebong dan Rejang Lebong bertambah dan meluas.

Setelah sebelumnya dua warga Bioa Sengok Kecamatan Rimbo Pengadang, Budi Hariono dan Ahmad Syafi'i yang menjadi korban, kini dua korban lainnya warga Desa Pahlawan Kecamatan Curup Utara Rejang Lebong menjadi korban.

Mereka mendatangi Mapolsek Rimbo Pengadang untuk memastikan bahwa pelaku yang ditangkap merupakan pelaku yang sama saat melakukan penipuan.

Salah seorang korban warga Desa Pahlawan yang enggan disebutkan namanya mengaku kedatangan mereka ke Mapolsek Rimbo Pengadang untuk memastikan bahwa pelaku yang berhasil ditangkap merupakan orang yang sama saat melakukan penipuan beberapa Minggu lalu di Desanya.

"Ternyata benar, pelaku yang ditangkap ini pernah melakukan penipuan di Desa kami, saya salah satu korbannya,"ujarnya Senin (19/8/2019).

Diceritakannya, modus pelaku yakni dengan datang kerumah. Pelaku mengaku kenal dengan sanak saudara korban. Setelah mengobrol, pelaku langsung menawarkan beras dan kopi dengan harga yang murah.

Setelah percaya, korban pun menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku sebagai tanda jadi. Janji pelaku, beras dan kopi akan diantar kerumah. Namun, pelaku tidak kunjung kembali usai menerima uang.

"Kami kasian, karena pelaku bilang uangnya untuk dikirm kepada anaknya yang masih sekolah di Bengkulu. Pelaku saat itu meyakinkan kami, dia bilang kenal dengan sanak saudara kami. Setelah uang kami kasih, pelaku janji akan mengantar beras dan kopinya, tapi pelaku kabur,"pungkasnya

Sementara itu, Kapolsek Rimbo Pengadang, IPTU Suroso melalui Kanit Reskrim, Aipda Debby Wiwin Silangit membenarkan bahwa ada dua orang warga Desa Pahlawan mendatangi Mapolsek karena pernah menjadi korban dengan tersangka ES yang baru saja ditangkap.

"Dengan modus yang sama, menjual beras, uang sudah diterima tapi berasnya tidak kunjung diantar,"jelasnya

Aipda Debby menghimbau kepada masyarakat khusunya diwilayah hukum Polsek Rimbo Pengadang, apabila pernah dirugikan atau pernah menjadi korban ES agar segera melapor.

Disisi lain, Debby mengatakan untuk sementara pelaku masih diamankan di Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan. Apakah ada tersangka lain atau tidak. 

"Kita akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, kemudian akan kita kirimkan ke Mapolres Lebong,"tandasnya

Akibat ulahnya, pelaku dijerat pasal 378 tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun penjara.

Penulis : Mahmud Yunus

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.