Cerita Aliysa Fianne Janne Tentang Okto Brawijaya : Dia Rampas Hak Saya

Kontras.co.id - Eks Caleg DPR RI Dapil Bengkulu Aliysa Fianne Janne buka suara tentang mantan suami, Okto Brawijaya Tri Sakti, yang telah mengorbankan dirinya dan juga anak-anak. Bahkan Okto disebutnya sedang ingin menghancurkan hidupnya.

"Jadi ceritanya seperti ini, waktu tanggal 15 Agustus kemarin itu, dia (Okto) itu mencuri dan juga merampas hak saya, handphone saya semuanya diambil sama dia, di saat saya tidak berdaya, saya sakit, saya dirawat di Siloam (Rumah Sakit), karena Hb (Hemoglobin) saya 4, saya pendarahan," Alisya mengawali.

Okto, sebutnya, sedang berupaya mengungkit kasus lama, padahal kasus tersebut sebenarnya adalah kasus yang diciptakannya olehnya.

"Ini masalah lama yang dibangkitkan oleh dia dan dia mencari orang untuk menjelek-jelekan saya, karena apa? karena saya minta cerai, kalian tahu bagaimana dia di sana, urusan sama Bando saya laporin lagi, saya lapor, saya kasih tahu keberadaan dia ke Polda Bengkulu, karena dia melarikan diri dari kasusnya si Bando," ungkapnya.

Terhadap semua sikap Okto selama ini, Alisya memilih diam, karena mencoba memahami bahwa Okto adalah suaminya dan ayah dari anak-anaknya, meskipun tersakiti.

Perusahaan yang bermasalah tersebut, lanjutnya, adalah perusahaan yang diatur oleh Okto untuk kepentingan pencalonan dia sebagai calon gubernur waktu itu.

"PT itu namanya PT-nya dia dan umroh-umroh yang terjadi, dia kasih-kasih gratis kepada orang-orang saat nyalon gubernur, semuanya itu dari saya, awalnya problem itulah yang akhirnya saya yang kena masalah, dia korbankan saya, dia setting saya dengan temannya lawyer, karena dia mengaku lawyer saya, dia setting saya itu untuk jadi problem, jadi semua masalah itu dia balikkan ke saya semua, itu sebenarnya adalah kasus lama yang dibangkitkan kembali untuk menghancurkan saya, karena apa? karena saya membuka semua urusan dia kepada Polda Bengkulu, keberadaan dia di mana, sedangkan dia sudah jadi tersangka dengan urusannya ke Bando," tutur Alisya.

Kendati demikian, Alisya mengaku tidak masalah, selama dia tidak pernah bikin masalah dengan orang lain. Dia percaya kebenaran itu pasti ada.

"Saya sih tidak masalah begitu, dia mau bilang saya pun, mohon maaf, bisa lihat track record saya, saya tidak sama seperti dia, mungkin bisa tanya ke keluarga dia saja deh Okto itu siapa, meskipun dia adalah bapak dari anak-anak saya, tapi dia sudah keterlaluan, dia coba mau ambil alih urusan usaha saya? karena apa? karena ada uang di dalam perusahaan saya, yang saya blokir saat dia curi ATM saya dan handphone saya, dia mau bikin saya tidak berdaya, tapi Allah selalu ada di orang yang benar, saya yakin kok kebenaran itu pasti ada, terserah dia, tanya saja tentang dia ke Polda Bengkulu, saya saja yang notabene ibu dari anak-anaknya saja dia tipu, dia balik menuduh saya menipu, justru dia yang menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan dia, sampai saya kena masalah," ujar Alisya.

Alisya sendiri akhirnya buka suara tentang ini setelah terbit pemberitaan tentangnya yang menyudutkan dia di salah satu media daring.

"Soal berita itu, saya sudah telepon Pak Ngatija, Pak Ngatija tidak pernah diwawancara oleh beliau, malahan dia mengaku katanya wartawan dari kejaksaan, terus semua kata-kata itu bukan kata-kata dari Pak Ngatija, apalagi dari lawyernya Pak Ngatija, bahkan saya sama Pak Ngatija itu sudah damai, kok malah diangkat kemudian diblowu p seolah-olah berita ini saya yang menipu, boleh tanya ke mereka, justru saya yang mengembalikan uang yang dikerjai sama si Okto itu, saya berharap dia itu cepat ditangkap, biar tidak banyak menipu orang atau mengorbankan orang, anak sendiri saja dia korbankan, saya yang notabene ibu dari anak-anaknya saja dia juga korbankan," demikian Alisya. (Mahyun)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.